Berita

Pakar Hisab Muhammadiyah ; Awal Ramadan Tahun ini Potensial Seragam


Tarjih.or.id – Salah satu wacana rutin menjelang masuknya bulan suci Ramadan adalah perbedaan dalam menetukan awal Ramadan. Meski perbedaan ini niscaya sebagai upaya mencari waktu yang paling tepat dengan metode berbeda, keragaman ini tak jarang menimbulkan kebingungan masyarakat.

Namun tahun ini, kebingungan masyarakat tentang penentuan awal ramadhan potensial tidak terjadi, sebab kemungkinan awal Ramadan akan sama,  baik itu ditentukan dengan metode melihat hilal (rukyat al-hilal) maupun metode kalkulasi astronomis (hisab), tanggal 1 Ramadan 1437 H akan jatuh pada  hari jatuh pada hari Senin Pahing, 6 Juni 2016 M.

Hal ini diungkapkan oleh  pakar Ilmu Falakh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Drs. Oman Faturahman, M.Ag di sela-sela acara “Coaching Penyamaan Persepsi Tentang Pemikiran Hisab Muhammadiyah dan Tuntunan Ibadah Ramadhan” pada hari Ahad (17/4/2016) di Kampus I Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Menurut pemaparan Oman Faturahman,  di atas kertas tidak akan terjadi perbedaan sebab ketinggian bulan saat itu sudah 4 derajat, sehingga sesuai standar imkan arrukyat ( probabilitas terlihatnya hilal) yang dipedomani Departemen Agama, yakni 2 derajat di atas ufuk, maka seharusnya sudah bisa dirukyat.

Oman mengakui bahwa keseragaman ini masih di atas kertas. Artinya, sesuai perhitungannya sangat mungkin hasil pengamatan hilal akan sama dengan hasil perhitungan yang dilakukan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah. Dikatakan masih di atas kertas sebab hasil rukyat tidak bisa betul-betul diprediksi mengingat adanya unsur-unsur luaran seperti kondisi berawan atau kondisi subjektif para observer sendiri.  Kontributor berita: Ayub

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button