E-Book: Reinvensi Islam Multikultural

  • Page Views 2310
  • Mencari format syariah multikultural merupakan wacana yang sudah lama di bincangkan oleh para ahli hukum Islam. Umumnya mereka berpendapat, bahwa syariah yang terdapat dalam al-Qur’an dan as-Sunnah harus dipahami sebagai norma etika dan moral yang bersifat universal dan berlaku untuk semua masyarakat melintasi suku, bangsa, budaya adat-istiadat bahkan agama sekalipun. Itulah, setidaknya yang dapat ditemukan dalam teori alkuliyat al-Khams atau teori sosial-hukum dari kalangan penganut kalangan legal subtantif. Melalui teori dan pendekatan yang beragam ini di dapat direkonstruksi pemikiran hukum Islam yang berbasis budaya masyarakat Muslim, dimana pun mereka berada.

    Harus diakui, pendekatan sosio-historis terhadap syariah merupakan sesuatu yang dianggap asing oleh kebanyakan ahli hukum Islam, padahal kalau dicermati dalam sejarah perkembangan ilmu fikih dan ushul fikih, ternyata apresiasi fukaha terhadap tradisi dan budaya masyarakat Muslim tidak dapat dibantah. Adagium “Taghayyur al-fatwa bi Taghayyur al azminah wa al-amkinah wa al-awaid”, merupakan bukti dari apresiasi itu. Teori ‘urf, baik sebagai sumber atau metode penetapan hukum merupakan bagian dari kepedulian fukaha terhadap keragaman budaya masyarakat Muslim, dari satu masa ke masa yang lainnya. Persoalan norma baik dan buruk, maslahat dan mafsadat tidak bisa terlepas dari tradisi masyarakat.

    Download e-book nya disini:

    Cover-Daftar Isi

    Multikulturalisme, Tauhid Sosial, dan Gagasan Islam Transformatif (Moeslim Abdurrahman)

    Tuhan Sebagai Pencinta: Alternatif Teologi Al-Asma’ Al-Husna untuk Multikulturalisme Islam (Haidar Bagir)

    Membangun Sikap Multikulturalis Perspektif Teologi Islam (Zakiyuddin Baidhawy)

    Pluralisme Agama dan Multikulturalisme, Dasar Teologis dalam Pengalaman Sejarah Beragama (Achmad Jainuri)

    Ranah Domestik dan Homogenitas Perempuan: Jebakan Multikulturalisme, Studi atas Ketidak-tampakan Perempuan dalam Dialog Antar Umat Beragama di Indonesia (Lies Marcoes-Natsir)

    Televisi, Konsumerisme dan Keberagaman Multikultural (Paryanto)

    Otonomi Keberagaman di Era Multikultural (Muhammad Azhar)

    Dialog Sessi 1

    Mencari Format Syariah Multikultural (Fathurrahman Djamil)

    Islam dan Multikulturalisme dalam Perspektif Syariah, Urgensi Dakwah Kultural Muhammadiyah (Kuni Khairun Nisa’)

    Dialog Sessi 2

    Islam dan Multikulturalisme: Sebuah Cermin Sejarah (Mulyadhi Kartanegara)

    Islam dan Multikulturalisme, Ragam Manajemen Masyarakat Plural (Samsu Rizal Panggabean)

    Pluralisme Agama dan Multikulturalisme, Usaha Mencari Perekat Sosial (M.Jandra)

    Muhammadiyah dan Pilihan Gerakan dalam Masyarakat Multikultural (Zuly Qodir)

    Islam Populer dan Jebakan Otentisitas dalam Lanskap Multikultural (Fajar Riza Ul Haq)

    Konflik Aceh, Penerapan Syariat Islam dan Apresiasi Terhadap Multikultural (Tgk. H. Imam Syuja)

    Dialog Sessi 3

    Share This Article

    Leave a comment

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *